Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 4 Juli 2011 Cetak Rekor Baru

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali cetak rekor baru di 3.953 setelah menguat 26 poin. Profit taking menghambat laju penguatan bursa.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 8.525 per dolar AS dibandingkan penutupan kemarin di Rp 8.555 per dolar AS.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka menguat 14,259 poin (0,52%) ke level 3.941,357. Meski sudah masuk area jenuh beli, maraknya aksi beli mampu mendorong IHSG kembali menanjak.

Masih tingginya minat beli investor, baik lokal maupun asing, mampu melambungkan IHSG hingga menembus rekor intraday tertingginya sepanjang sejarah di 3.962,284. Rekor intraday tertingginya terjadi pada perdagangan akhir pekan lalu di level 3.956,776.

Saham-saham unggulan masih menjadi primadona pada perdagangan hari ini sekaligus menjadi mesin penggerak bursa. Saham-saham berbasis konsumer dan aneka industri paling laris dibeli.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG melambung 32,945 poin (0,83%) ke level 3.960,043. Saham-saham unggulan dilanda aksi beli yang cukup tinggi.

Laju pertumbuhan IHSG sedikit tersendat akibat profit taking di perdagangan sesi II. Saham-saham berbasis komoditas, industri dasar dan infrastruktur.

Mengakhiri perdagangan awal pekan, Senin (4/7/2011), IHSG ditutup menguat 26,419 poin (0,67%) ke level 3.953,517. Sementara Indeks LQ 45 menanjak 5,386 poin (0,77%) ke level 704,244.

Indeks kembali cetak rekor baru sepanjang sejarah di posisi barunya ini. Rekor IHSG terakhir diukir pada perdagangan akhir pekan lalu setelah menanjak 38,529 poin (0,99%) ke level 3.927,098.

Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 56.394 kali pada volume 2,293 miliar lembar saham senilai Rp 2,14 triliun. Sebanyak 110 saham naik, 89 saham turun, dan 93 saham stagnan.

Arus dana asing kembali mengalir deras masuk lantai bursa, transaksi pemodal asing tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 433,685 miliar di seluruh pasar.

Bursa saham China memimpin penguatan di pasar saham regional dengan lonjakan mendekati 2%. Sentimen positif membaiknya perekonomian dunia membuat investor makin getol tanam modal.

Berikut kondisi dan situasi bursa-bursa di Asia di sore ini:


  • Indeks Komposit Shanghai melompat 53,46 poin (1,94%) ke level 2.812,82.  
  • Indeks Hang Seng melesat 372,37 poin (1,66%) ke level 22.770,47.  
  • Indeks Nikkei 225 menguat 97,02 poin (0,98%) ke level 9.965,09.  
  • Indeks Straits Times naik 6,73 poin (0,21%) ke level 3.145,74.  
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Astra Internasional (ASII) naik Rp 2.950 ke Rp 68.500, Indomobil (IMAS) naik Rp 1.600 ke Rp 9.650, United Tractor (UNTR) naik Rp 500 ke Rp 25.000, dan Surya Citra Media (SCMA) naik Rp 250 ke Rp 5.950.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.200 ke Rp 48.800, Multibreeder (MBAI) turun Rp 750 ke Rp 28.000, Indocement (INTP) turun Rp 300 ke Rp 17.000, dan HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 300 ke Rp 28.700.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori Ekonomi Bisnis dengan judul Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 4 Juli 2011 Cetak Rekor Baru. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://downloadvideolaguterbaru.blogspot.com/2011/07/indeks-harga-saham-gabungan-ihsg-4-juli.html. Terima kasih!
Ditulis oleh: Aurelia Aprilia -

Belum ada komentar untuk "Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 4 Juli 2011 Cetak Rekor Baru"

Posting Komentar

Jangan lupa kasih komentar dari video di atas ya. Hehehe